Rabu, 15 Juni 2011

MATERI PEMBELAJARAN BIPA

BAHAN AJAR PEMBELAJARAN BIPA: MENGUASAI RAGAM
KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA

Disususn Sebagai Pengganti Ujuan Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Pembelajaran BIPA dan Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Studi Semester 6



Oleh
Moh. Badrus Solichin
NIM. 080210402002


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2011


BAHAN AJAR PEMBELAJARAN BIPA: MENGUASAI RAGAM
KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA


A. PENDAHULUAN
Pembelajaran BIPA pada dasarnya merupakan suatu proses perilaku belajar yang mengarah pada pembangkitan dan pengkondisian motivasi peserta didik untuk mampu menguasai bahasa Indonesia secara baik dan benar. Penguasaan bahasa Indonesia ini baik meliputi kemampuan penguasaan kosa kata, pengucapan lafal, tata bahasa, ataupun penguasaan struktur bahasa Indonesia. Berdasarkan kemampuannya, peserta didik dalam pembelajaran BIPA dapat diklasifikasikan atas tiga tingkatan, yakni siswa tingkat dasar (pemula), menengah, dan mahir. Hanya saja dalam makalah ini mengutamakan pembelajaran BIPA bagi peserta didik tingkat dasar (pemula). Peserta didik BIPA tingkat dasar (pemula) adalah siswa asing yang belum memiliki kemampuan berbahasa Indonesia atau baru memiliki sedikit kemampuan dasar berbahasa Indonesia.
Pada pembelajaran BIPA metode serta media pembelajaran merupakan hal penting yang harus diperhatikan bagi pengajar. Pasalnya dengan tidak adanya metode serta media pembelajaran yang efektif dan efisien, maka pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing tidak akan tersampaikan. Makalah ini akan menyajikan materi pembelajaran BIPA untuk peserta didik tingkat pemula, dengan menyajikan materi yang beragam terkait pencapaian kompetensi berbahasa Indonesia. Pencapaian kompetensi kosa kata, pengucapan lafal, tata bahasa, ataupun penguasaan struktur bahasa Indonesia, baik dalam aspek keterampilan berbahasa menyimak, membaca, berbicara dan menulis. Penyajian bahan ajar ini terdiri dari beberapa komponen, yaitu uraian materi (pengertian teori), teks bacaan, kosa kata, ataupun latihan soal yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan kompetensi yang sedang diajarkan.
Materi yang akan diajarkan dalam pembuatan bahan ajar ini mengulas topik tentang Kegiatan dan Peristiwa. Dengan dipilahnya topik tersebut, peserta didik (tingkat pemula) mampu menguasai bahasa Indonesia melalui keanekaragaman materi yang terkait tentang kegiatan dan peristiwa. Proses pembelajarannya, dibagi atas dua tahap pertemuan: pertemuan pertama, yaitu pencapaian keterampilan menyimak dan berbicara dengan tujuan peserta didik diharapkan mampu menguasai kosa kata, pengucapan lafal yang ada dalam bahasa Indonesia. Pertemuan kedua, pencapaian keterampilan membaca dan menulis, dengan tujuan peserta didik diharapkan mampu menguasai tata bahasa dan struktur yang ada dalam bahasa Indonesia.


B. PENYAJIAN BAHAN AJAR
1. PERTEMUAN PERTAMA
a. Tujuan Pembelajaran
1) Mengenal kosa kata dan cara pelafalan bahasa Indonesia
2) Mendengarkan dengan seksama contoh pengalaman pribadi yang dibacakan
3) Mengungkapkan pengalaman pribadi secara singkat di depan teman

b. Materi Ajar
1) Berlatih Keterampilan Menyimak dan Berbicara Melalui Kegiatan Menceritakan Pengalaman Pribadi
Pada pertemuan pembelajaran yang pertama ini, pengajar sebelumnya dapat merefleksi terkait materi yang akan disampaikan kepada peserta didik. Diharapkan peserta didik dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti pelajaran terkait pemahaman terhadap penguasaan bahasa Indonesia. Kemudian pengajar dapat menyampaikan apa yang dimaksud dengan pengalaman pribadi dan contoh pengalaman pribadi kepada peserta didik. Penyampaian pengalaman pribadi dapat diutarakan dengan menggunakan ekspresi, gerak tubuh, serta pilihan kata yang mudah dipahami.


2) Pengertian Pengalaman Pribadi
Pengalaman pribadi adalah suatu hal yang pernah dialami, dijalani, dirasakan, dan mengenang pada diri seseorang. Pengalaman pribadi yang akan diceritakan, bisa suatu pengalaman yang baru saja terjadi atau pengalaman pribadi yang sudah lampau dialami seseorang.

3) Menyimak Pengalaman Pribadi yang Dibacakan
Contoh pengalaman pribadi berikut ini, akan dibacakan oleh pengajar. Sedangkan peserta didik menyimak isi dan cara penyampaian kisah pengalaman pribadi yang disampaikan oleh pengajar dengan seksama.

Contoh pengalaman pribadi 1:

Tepat di malam minggu, aku (Budi) bersama-sama empat temanku pergi ke Pizza Hot yang ada di utara alun-alun Jember. Di sana aku memesan empat porsi pizza beserta minumannya. Kebetulan saat itu kami berempat sebelumnya belum makan, sehingga ketika pizza sudah tersaji di depan kami, langsung saja kami menyantapnya dengan penuh kenikmatan.

Contoh pengalaman pribadi 2:
Pantai Watu Ulo, merupakan tempat wisata yang sering aku (Mega) kujungi. Karena pantai Watu Ulo tempatnya tidak begitu jauh dengan runahku. Terkadang aku kesana bersama teman-teman ataupun sendirian. Dengan melihat hamparan pantai yang begitu indah, aku menjadi terhibur sehingga Watu Ulo aku jadikan tempat favoritku untuk menenangkan pikiran.


4) Kosa Kata dan Cara Pelafalannya
Kosa Kata Cara Pelafalannya
1) Malam = Night Ma - lam
2) Minggu = Sunday Ming - gu
3) Bersama-sama = Together Ber - sama - sama
4) Teman = Friends Te - man
5) Utara = North U - tara
6) Alun-alun = Town Square A - lun-a - lun
7) Porsi = Portion Por - si
8) Nikmat = Comfort Nik - mat
9) Pantai = Beach Pan - tai
10) Wisata = a Tour Wi - sata
11) Indah = Beautiful In - dah
12) Favorit = Favorite Fa – vo - rit

5) Latihan Soal!
Beberapa pertanyaan berikut ini terkait isi dua contoh pengalaman pribadi di atas, bisa disampaikan oleh pengajar secara lisan, kemudian peserta didik menjawabnya secara lisan pula.
1) Pergi kemanakah aku (Budi)?
2) Jumlah teman aku (Budi) ada berapa orang?
3) Siapakah yang pergi ke pantai Watu Ulo?
4) Watu Ulo sebagai tempat apakah?




6) Tugas Lanjutan!




2. PERTEMUAN KEDUA
a. Tujuan Pembelajaran
1) Menguasai bentuk struktur dan pola kalimat dalam bahasa Indonesia
2) Menuliskan isi gambar yang sudah dipahami dalam bentuk kalimat
3) Membacakan isi gambar yang sudah dalam bentuk kalimat di depan kelas

b. Materi Ajar
1) Berlatih Keterampilan Menulis dan Membaca Melalui Kegiatan Mendeskripsikan Isi Gambar
Pada pertemuan kedua ini, peserta didik akan berlatih mengenal struktur dan pola kalimat bahasa Indonesia melalui media gambar. Peserta didik akan ditunjukkan sebuah gambar, kemudian melalui gambar itulah peserta didik menyusun kalimat sesuai isi gambar. Setelah proses menulis selesai, peserta didik diharapkan membacakan hasil tulisannya di depan kelas, dengan intonasi dan suara yang keras.

2) Mengenal Gambar
Gambar atau foto dapat digunakan sebagai perangsang dalam pengajaran kosakata, pengolahan kalimat, dan memahami keterampilan menulis dan membaca. Pada dasarnya gambara merupakansegala media pembelajaran yang digunakan untuk mempermudah mengajarkan bahasa Indonesia kepada peserta didik. Dengan adanya media gambar, peserta didik merasa lebih mudah belajar bahasa Indonesia bila dibandingkan tanpa menggunakan media.

3) Menuliskan Isi Gambar yang Diamati
Peserta didik akan ditunjukkan beberapa gambar berikut ini, kemudian melakukan pengamatan atas gambar yang ditunjukkan. Melalui gambar itulah, peserta didik diharapkan mampu menuliskan isi gambar ke dalam bentuk kalimat.
Perhatikanlah gambar berikut ini, dan amatilah isi gambar!







Gambar di atas, jika dituliskan ke dalam bentuk kalimat dapat diketahui sebagai berikut:
 Dua orang anak yang sedang menanam tanaman di dalam sebuah pot yang besar.
 Bibit tanaman yang masih berukuran kecil itu, jika dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi tanaman yang subur dan besar.

4) Kosa Kata dan Cara Pelafalannya
Kosa Kata Cara Pelafalannya
1) Gambar = Picture Gam - bar
2) Anak = Children A - nak
3) Tanaman = Plant Ta - nam - an
4) Pot = Pot P – ot
5) Besar = Big Be – sar
6) Bibit = Seed Bi – bit
7) Kecil = Small Ke – cil
8) Dirawat = Care of Di – ra – wat
9) Tumbuh = To grow Tum – buh
10) Subur = Fertile Su – bur

5) Latihan Soal!
Amatilah gambar berikut ini, dan tulislah ke dalam bentuk beberapa kalimat!














6) Tugas Lanjutan!






C. KESIMPULAN
Dari pembahasan makalah ini dapat disimpulkan, bahwa penbelajran BIPA yang efektif dan efisien yaitu pembelajaran menggunakan strategi, media, dan materi pelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pencapaian kompetensi kosa kata, pengucapan lafal, tata bahasa, ataupun penguasaan struktur bahasa Indonesia, baik dalam aspek keterampilan berbahasa menyimak, membaca, berbicara dan menulis, dalam pembahasan bahan ajar yang disajikan di atas sudah berguna (materi pengalaman pribadi dan mendeskripsikan isi gambar). Yaitu pembelajaran dibagi dengan dua pertemuan, sehingga dengan adanya uraian materi (pengertian teori), teks bacaan, kosa kata, ataupun latihan soal semata-mata bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran BIPA dan kompetensi yang sedang diajarkan.  
DAFTAR RUJUKAN

Purnomo, Heru. Buku Latihan 3: Bahasa Indonesia. Sydney: Satya Wacana Christian University.
Ragam Media dalam Pembelajaran BIPA. http://gindayinda.blogspot.com/. (Diakses 23 Mei 2011).
Upaya Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Gambar. http://gudangmakalah.blogspot.com/.(Diakses 23 Mei 2011).
White, Lan J. Bahasa Tetanggaku: Stage Two. Coursebook.

2 komentar:

  1. kak, gimana sih bikin tampilan slide yang ada di blog kkak ini. Tolong informasinya ya.

    BalasHapus
  2. gimana supaya slide blog kita bagus?

    BalasHapus

Share Article